Skip to main content

Puisi Sedih Untuk Kekasih Hati

Judul penyair berarti "penulis baru". Namun, kata "penyair" (setelah adopsi pada tahun 1972 GEG kata "Penyair") memiliki konotasi lainnya. Istilah Jawa "bhujangga," Yang merupakan asal kata "penyair", berdasarkan pada kata Sansekerta Itu Mengacu pelajaran agama. Aku tahu, judul ini menunjukkan Bahwa pendiri majalah memiliki tujuan mulia.
 
Sejarah

Latar belakangPada awal abad kedua puluh, suku-suku asli dari negara Hindia Belanda - sekarang Indonesia - Mulai merasakan semangat nasional, yang akhirnya dirumuskan dalam Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Kelompok ini menciptakan berbagai partai politik itu Reflect ideologi mereka, antara mana Partai Komunis Indonesia dan Partai Nasional Indonesia.

Puisi Sedih Untuk Kekasih Hati

Rasa persatuan ini anche tercermin dalam media baru. Majalah yang diterbitkan oleh kelompok-kelompok pemuda Jong Java (1915) dan Jong Sumatranen Bond (1917) telah Theproposed yang modern itu bebas dari feodalisme tradisional. Nasionalis Pemandangan anche disajikan dengan publikasi untuk orang dewasa, termasuk Pandji Poestaka (mulai tahun 1930) dan Timboel (dari 1932); [3] publikasi ini tidak bertahan lama dan Mengandung hanya sebagai literatur tambahan [5] [6] Ada upaya untuk Membangun anche dalam bahasa sastra Melayu, seperti Malaya yang diumumkan pada tahun 1921 .; naumn, Upaya ini belum Berkunjung sukses.
LembagaSutan Alisjahbana (STA), yang Menjadi direktur (bagian sastra dari koran Pandji Poestaka) sejak pembentukannya Maret 1932 "Memadjoekan Sastra" Ketika penulis bertemu Armijn Roti Batak keturunan mengirim beberapa butir puisi. Aktvis pembaharuan sastra, dalam surat yang dikirim pada September 1932 STA Mewajibkan baru kritikus sastra (letterkundigen) dan meminta penyair Amir Hamzah Armijn diundang untuk membantu membentuk kelompok sastra. Setelah beberapa surat tulisan waktu, mereka membuat keputusan untuk set-up sebuah majalah sastra bersama-sama. [8] Majalah, yang kemudian diberi judul Poedjangga Baroe, dimaksudkan untuk mendukung kebudayaan modern dan nasionalisme melalui sastra, yang pada saat itu belum pernah dilakukan di Nusantara. [3] Para pendiri, yang semuanya berasal dari Pulau Sumatera, dapat jika ada kekurangan dalam interaksi penulis dan penyair. [5] Untuk mencegah penerbit pembatasan Program kreatif Diimplementasikan milik negara Hindia Belanda, Balai Pustaka, saya setuju Itu Harus review independen.

Puisi Sedih Untuk Kekasih Hati - Dalam rangka untuk mendapatkan dukungan untuk majalah Poedjangga Baroe, di Oktober 1932 Hamzah diperintahkan untuk menulis surat dan meminta sumbangan karya, hingga lima puluh surat yang dikirim, termasuk empat puluh penulis Sering diterbitkan dalam "Memadjoekan Sastra"  Pada bulan Januari 1933, setengah Armijn STA dan Hamzah di Batavia (sekarang Jakarta). Ketiga membahas uang yang diperlukan dan untuk Mempromosikan bahasa nasional. Setelah pertemuan tersebut, Armijn mengirim surat lagi kepada penulis dan Mencapai kesepakatan dengan Kolff & Co, penerbit Belanda milik pribadi.
 
Puisi Sedih Untuk Kekasih Hati - Pada bulan Februari 1933, kelompok itu laporan berisi data yang memastikan bahwa publikasi dan majalah akan Baroe Poedjangga Mengandung setidaknya 64 halaman per edisi. Banyak penulis lain, termasuk Sanusi Pane, kakak Armijn dan penyair Muhammad Yamin diminta untuk bergabung dengan staf editorial.  

Puisi Sedih karena Cinta - Karena itu khawatir ada tidak akan cukup untuk langgangan Pastikan sukses, dan berharap untuk mendapatkan sambutan yang baik dari kelompok tradisional, pendiri mengirimkan surat kepada sepuluh Sultan di seluruh negeri, mendesak mereka untuk pelanggan; Namun, hanya Alkadrie Sharif Muhammad, Sultan Pontianak akhirnya diterima.

Comments

Popular posts from this blog

Kata Kata Galau Patah Hati Terbaru

Kata Kata Galau Patah Hati Terbaru - Poedjangga Baroe ditutup dengna runtuhnya pemerintah Hindia Belanda sesudah Jepang menduduki Indonesia kepada bln Pebruari 1942;[21] edisi terakhir yg diterbitkan berjilid tiga & berlaku utk masa Desember 1941 sampai Pebruari 1942.[22] Dalam edisi ini, redaksi posting bahwa mereka hendak meneruskan penerbitan sewaktu kondisi masihlah mengizinkan; ini tak terwujud, walau ada penulis-penulis yg memakai gaya bahasa yg serupa.[23] Hingga ditutup, ada kurang-lebih sembilan puluh edisi yg diterbitkan.[1]

Dari thn 1948 hingga 1954, sesudah penyerahan Jepang & menjelang akhir Perang Kemerdekaan Indonesia, series baru bersama judul yg sama didirikan oleh STA. Kata Kata Galau Patah Hati Terbaru Penulisnya baru, termasuk juga Chairil Anwar, Achdiat Karta Mihardja, & Asrul Sani.[1][24] Majalah Pudjangga Baru ini setelah itu ditukar dgn Konfrontasi, yg pun dipimpin oleh STA & diterbitkan tiap-tiap dua bln dari th 1954 hingga 1962.[25]

Menurut pr…

Puisi Sedih karena Cinta

Puisi Sedih karena Cinta - Pujangga Baru (GEG: Pujangga Baru, Soewandi Ejaan: Pujangga Baru) Adalah SEBUAH majalah sastra Indonesia Yang Yang pelopor Diterbitkan Dari bulan Juli 1933 sehingga Februari 1942. Majalah ini Label Roti didirikan Armijn, Amir Hamzah, Dan Sutan Takdir Alisjahbana (STA).
Dari Awal Abad ke-20, gatra Orang pribumi Hindia Belanda Mulai Menjadi bersemangat nasionalisme Tinggi, with Yang diwujudkan terbitnya beberapa publikasi Nasionalis. Puisi Sedih karena Cinta Armijn, Hamzah, Dan STA, Dari Pulau Tiga Penulis Sumatera, memulai prosa pembentukan majalah baru Pada Bulan September 1932. Surat Kepada mereka mengirimkan 40 Penulis Yang Aktif Dalam Bagian sastra Dari Quran Pandji Poestaka Dan meminta Tulisan, Serta Sepuluh surat Kepada para Sultan untuk review meminta Dukungan. Penghasilan kena pajak Kontrak DENGAN Penerbit Milik Belanda Kolff & Co. 
TIDAK DAPAT terwujudkan, para pendiri bersepakatan untuk review menerbitkan majalah mereka Sendiri. Maja…

Kata Kata Galau

Kata Kata Galau Para penulis utk Poedjangga Baroe tak bersatu dalam pandangan politis mereka[31] & majalah ini mengusahakan utk bersifat netral. Ini diterapkan biar majalah ini tak disensor oleh pemerintah kolonial & utk melindungi penulis yg bekerja utk pemerintah. Tetapi, masihlah ada tulisan dari beraneka ragam pandangan politik yg dimuat, termasuk juga karya-karya oleh nasionalis budayawi, satu buah sonet buat teoris Marxis Rosa Luxemburg, & catatan-catatan menyangkut fascisme.

Kata Kata Galau Walaupun para penulis Poedjangga Baroe bersatu dalam semangat nasionalisme, mereka mempunyai sisi pandang menyangkut budaya yg amat tidak serupa. Sekian Banyak, seperti Armijn & STA, mempunyai anggapan bahwa pengertian budaya & peristiwa Barat benar benar utama utk perkembangan negeri. Penulis lain, umpamanya Sanusi, menekankan perlunya nilai-nilai Timur, meski ada factor budaya Barat yg di terima.[33] Penulis utk Poedjangga Baroe serta memiliki latar belakang agama yg tid…